Pada pemerintahan jaman
sekarang banyak sekali usaha usaha guna memajukan indonesia ini semakin lebih
baik dan lebih maju dari sebelum sebelumnya supaya bisa melampaui negara negara
maju yang ada diluar sana. Pemerintah yang semakin kreatif memutar otak selalu
mencari jalan menuju indonesia merdeka. Bukan dalam arti yang sebenarnya
melainkan yang dimaksud merdeka itu sendiri yaitu bisa berdiri dengan kakinya
sendiri tanpa harus bergantung dengan uluran tangan tangan asing yaitu yang tak
lain adalah negara negara maju di eropa sana. Nah inilah salah satu wacana dan
pencanangan pemerintah indonesia yang menjadi salah satu visi penting menuju
indonesia gemilang, yaitu wacana indonesia emas 2045.
Kenapa harus 2045?
Tentu saja karena untuk memperingati 100 tahun indonesia merdeka dari jajahan
belanda dan jepang. Dari namanya memang tahun 2045 tapi sebenarnya hal itu
tidak benar benar demikian. Itu semua hanya kiasan dan semua bergantung pada
niat dan keinginan kita sendiri sebagai warga indonesia untuk berkembang dan
menjadi lebih baik. Bisa saja kita menjadi generasi emas sebelum tahun 2045
karena tidak ada yang tahu bagaimana jadinya indonesia di masa depan. Tetapi
satu yang sangat penting. Dalam menjalankan suatu rencana kita harus senantiasa
berpikir optimistis dengan apa yang kita lakukan. Karena konon katanya, ucapan
adalah doa dan bukan hanya ucapan saja tetapi pikiran kita juga bisa jadi
menjadi sebuah doa. Bayangkan saja kalau kita selalu tidak percaya diri dan
kita tidak optimis dengan terwujudnya indonesia emas di tahun 2045, bukan tidak
mungkin. Bisa saja hal itu memang benar benar tidak bisa terwujud seperti apa
yang ada di pikiran kita.
Untuk sekarang ini
banyak sekali permasalahan di dunia politik, sampai sampai rakyat sudah mulai
malas untuk ikut campur tangan dan menganggap hal itu bukan urusannya. Banyak
sekali wakil rakyat yang berebut dalam mencoba peruntungan untuk menjadi wakil
yang seharusnya dipilih secara jujur dan untuk mewakili rakyat karena sudah
dipilih berdasarkan pengalaman kerja dan etos kerja yang tinggi.
Saya sendiri sebagai
rakyat sudah tidak bisa membedakan lagi dimana cita cita dan dimana lagi yang
namanya pencitraan ataupun tebar pesona. Karena banyak pemimpin yang hanya
banyak bicara tetapa sama saja hasilnya karena tidak memiliki skill dan hanya
bermodalkan janji janji manis belaka tanpa adanya pembuktian. Pada jaman
sekarang ini teralu banyak pejabat tinggi pemerintah yang mementingkan
perebutan kursi demi uang dan politik lalu mengesampingkan hal hal tentang
rakyat rakyat kecil. Dimana seharusnya pemerintah lebih memperhatikan hal
tersebut. Untuk sekarang ini banyak sekali permasalahan di dunia politik, sampai
sampai rakyat sudah mulai malas untuk ikut campur tangan dan menganggap hal itu
bukan urusannya. Banyak sekali wakil rakyat yang berebut dalam mencoba
peruntungan untuk menjadi wakil yang seharusnya dipilih secara jujur dan untuk
mewakili rakyat karena sudah dipilih berdasarkan pengalaman kerja dan etos
kerja yang tinggi.
Program 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun
2045 diharapkan menjadi tonggak Indonesia Emas pada saat peringatannya dan
realitasnya. Indonesia Emas dimaknai dengan kondisi negara yang Maju, Makmur,
Modern, Madani, dihuni oleh masyarakat yang berperadaban seperti yang dimaksud.
Persiapan selama kurang lebih 40 tahun sebelumnya, sejak diberlakukan
undang-undang Pendidikan Nasional, dan undang-undang Guru dan Dosen -- sebutlah
sejak 2005, Pemerintah telah mempersiapkan perangkat aturan terkait dengan
tujuan itu.
Sejak mulai beberapa tahun yang lalu indonesia mulai
mencanangkan rencana untuk generasi emas di 100tahun setelah kemerdekaan
Indonesia. Salah satu usaha yang paling terlihat adalah diadakannya pendidikan
usia dini atau yang biasa kita tahu dengan nama PAUD. Yaitu salah satu
pendidikan paling dasar yang mengajarkan tentang hal hal budi pekerti, tata
krama, pergaulan, dan lain sebagainya. PAUD dan mengimplementasikannya di seluruh pelosok negeri.
Penegasan pendidikan di PAUD berbasis Pembangunan Karakter dan Budipekerti
berbasis Budaya dan Kearifan lokal diharapkan menjadi pondasi mental yang
tangguh anak-anak bangsa pada tataran pendidikan yang paling rendah. Output
dari PAUD akan menjadi input di TK, dan output TK akan menjadi input di SD dan
secara berkesinambungan ke jenjang berikutnya, tetap mendapat penegasan
pendidikan berbasis Karakter, Budipekerti, Warisan Budaya, dan Kearifan lokal,
sehingga Pemerintah dalam hal ini merombak Kurikulum yang dikenal dengan
Kurikulum 2013, Kurikulum Kecakapan Hidup.
Biarpun pengadaan pendidikan anak usia dini ini terlihat sangatlah tidak terlalu berguna. Dalam menjalankan suatu rencana kita harus senantiasa berpikir optimistis dengan apa yang kita lakukan. Karena konon katanya, ucapan adalah doa dan bukan hanya ucapan saja tetapi pikiran kita juga bisa jadi menjadi sebuah doa. Bayangkan saja kalau kita selalu tidak percaya diri dan kita tidak optimis dengan terwujudnya indonesia emas di tahun 2045, bukan tidak mungkin. Bisa saja hal itu memang benar benar tidak bisa terwujud seperti apa yang ada di pikiran kita.
Biarpun pengadaan pendidikan anak usia dini ini terlihat sangatlah tidak terlalu berguna. Dalam menjalankan suatu rencana kita harus senantiasa berpikir optimistis dengan apa yang kita lakukan. Karena konon katanya, ucapan adalah doa dan bukan hanya ucapan saja tetapi pikiran kita juga bisa jadi menjadi sebuah doa. Bayangkan saja kalau kita selalu tidak percaya diri dan kita tidak optimis dengan terwujudnya indonesia emas di tahun 2045, bukan tidak mungkin. Bisa saja hal itu memang benar benar tidak bisa terwujud seperti apa yang ada di pikiran kita.
Bukan hanya dalam
pendidikan formal saja kita harus mengembangkan potensi calon calon pemimpin
bangsa guna dapat bersaing dalam ketatnya MEA atau Masyarakan Ekonomi Asean
tetapi kita jga perlu mengembangkan suat pendidikan yang berbasis karakter dan
budi pekerti. Karena dalam generasi sekarang ini sudah jarang sekali anak muda
yang bisa bersopan santun dengan benar. Terkadang mereka malah memilih untuk
mengabaikan orangtua yang ada dihadapannya dan lebih memilih untuk bermain
dengan gadget atau teman teman sebayanya saja. Oleh karena itu, selagi belum
terlampau parah. Ayo kita semua menjadi agen perubahan, mulai dari diri kita
masing masing untuk merubah sikap dan kebiasaan yang tidak seharusnya dimiliki
oleh seorang agen perubahan. Demi indonesia emas 2045.
Proyek yang dilakukan per program yang ditargetkan. Apalagi terkesan
Proyek akan jalan jika ada pendanaan, dan proyek akan berhenti jika sudah tidak
ada dana. Walhasil, kekontinuitas program tidak jalan, hal demikian tercopy
sampai jajaran tingkat yang paling bawah-- sekolah--. Sebagai hasilnya
lihatsaja pada prodak program yang serba parsial -- patah-patah--, bahkan putus
sama sekali. Sebut saja, pendidikan karakter dan budaya yang seharusnya
terintegratif di setiap mata pelajaran di segala jenjang pendidikan, sekarang
ini mati kutu. Kurikulum baru yang nota bene sebagai kurikulum berbasis
Kecakapan Hidup -- melatih murid agar mampu survival di masa depan, dengan
mengedepankan vokasional, prakarya, masih tumpang tindih pelaksanaannya di
lapangan. Kedua, tingkat perencanaan yang rendah tampak menyolok sekali terjadi
di jenjang pusat maupun daerah. Terlihat fenomena sekedar berani dulu, nanti
kalau ada yang tidak sesuai akan dibetulkan. Apalagi tidak semua elemen bangsa
memahami visi Indonesia Emas ini yang memang minim sosialisasi. Taruh contoh
pembubaran Sekolah Bertaraf Internasional, pencetakan buku ajar baru kurikulum
2014 dengan membuang buku-buku yang sudah terlanjur di cetak, Kebingungan
praktisi pendidikan di tingkat sekolah terhadap implementasi pelaksanaan
kurikulum 2014, penyajian pembelajaran dilapangan, dan evaluasinya. Hasilnya
tampak sebagai tidak ada perubahan yang berarti pada aplikasi pembelajaran, dan
kualitas outputnya.
No comments:
Post a Comment